Bikin Pemilihan Anggota Malaikat, Syech Yusuf Ditangkap -->

Bikin Pemilihan Anggota Malaikat, Syech Yusuf Ditangkap

Rabu, 06 November 2019, November 06, 2019
sumber foto : suara.com

ISLAMIDINA - Geger seorang bernama Syech Yusuf Puang La'lang baru saja mengegerkan warga bagaimana tidak kontroversi terbaru nya yang nyeleneh membuat warganet merasa haran baru baru ini pria asal Gowa, Sulawesi Selatan yang berumur 74Tahun ini viral. Karna ia merupakan seorang pimpinan tarekat Ta'jil Khalwatiyah ini ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolosian setempat.

Diduga iya menyebarkan aliran sesat setelah diselidiki ia menyebarkan paham agama yang sesat ke berbagai daerah kabupaten di Sulsel, seperti Gowa, Takalar, Pangkep, hingga mancanegara.

Shinto Silitonga menaikkan, terdakwa pula dijerat pidana pencucian uang. Diprediksi, Puang Lallang alias Mahaguru memungut duit dari pengikutnya adalah dengan melakukan penjualan kartu surga.

Penjualan Kartu Surga

Barang bukti kartu surga sumber : suara.com

Kartu surga diklaim terdakwa akan melepaskan dosa- dosa pengikutnya semasa hidup.

" Terdakwa menjual kartu surga ataupun diucap kartu Wifiq ke jemaahnya," ucap Shinto.

Penyidik Satreskrim Polres Gowa pula sudah melaksanakan penyitaan benda fakta sebanyak 138 item pada bertepatan pada 16 September 2019.
Benda fakta itu disita seusai dicoba penggeledahan di kediaman Puang Lalang di Desa Timbuseng, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, sebagian waktu kemudian.

Tidak cuma itu, polisi pula mengamankan benda fakta yang diperoleh dari Majelis Ulama Indonesia( MUI) Kabupaten Gowa.
Jumlahnya 21 item yang dikumpulkan MUI Gowa dari pengikut serta mantan pengikut Puang Lalang.
Ada pula benda fakta yang polisi sukses amankan berbentuk kartu surga sebanyak 317 lembar. Sebanyak 80 lembar kartu pelaris pula disita.

Benda fakta yang lain yang disita penyidik Polres Gowa merupakan 1 lembar pemilihan malaikat di Karebosi, 1 dos amplop kosong, 1 lembar terjemahan alfatiha serta Makna dan motifnya, 1 lembar ilmu imunitas serta keselamatan.
Setelah itu, 1 lembar ilmu kaya, lembar novel nyanyian, Duit tunai sebesar Rp 5 juta, 1 buah keris corak gelap, 57 buah novel besar tanpa pinggir, 3 buah novel almanak sejauh era, 87 novel pesan angkatan laut(AL) Kahfi.

Tidak hanya itu, diamankan pula 10 buah novel kitab Siddik jilid 2, 7 buah novel tuntunan zikir haji serta tarawih, 2 buah kitab tabah, 3 buah novel Nurul iman, 3 buah novel Miftahus Sababaa.

Dalam permasalahan tersebut polisi mempraktikkan pasal berlapis kepada terdakwa mulai dari Pasal 156 a KUHP serta ataupun Pasal 378 KUHP. Setelah itu Pasal 372 KUHP serta ataupun Pasal 3, 4, serta 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 serta ataupun UU No22 tahun 1946. Ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.


ia beralasan menjual kartu tersebut dengan 5 alasan berikut.
  • Menjual kartu surga Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu kepada jemaah.
  • Syech Yusuf mewajibkan pengikutnya membayar zakat badan Rp 5 ribu per kilogram. Zakat itu dihitung berdasarkan berat badan pengikut.
  • Jemaah Syech Yusuf diharuskan membayar zakat harga 2,5 persen dari penghasilan masing-masing.
  • Syekh Yusuf mengajarkan adanya beragam Allah atau Tuhan, yakni Allah pencipta, Allah Mama (ibu), Allah Bapa, Allah Iblis, Allah Jin, Allah Syeitan, dan Allah Nafsu.
  • Syekh Yusuf menilai di samping Alquran, ada kitab suci benama Kitabullah.

Pemilihan Malaikat 

Bukan hanya itu terdakwa juga melakukan pemilihan anggota malaikat untuk ajaran yang ia pimpin tersebut sehingga hal tersebut menjadikan ia sebagai salah satu tersangka dalam tindak Penistaan Agama.

Untuk diketahui, tidak hanya menangkap Syech Yusuf, penyidik Satreskrim Polres Gowa pula sudah melaksanakan penyitaan benda fakta sebanyak 138 item pada bertepatan pada 16 September 2019.
Benda fakta itu disita seusai dicoba penggeledahan di kediaman Puang Lalang di Desa Timbuseng, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, sebagian waktu kemudian.

Tidak cuma itu, polisi pula mengamankan benda fakta yang diperoleh dari Majelis Ulama Indonesia( MUI) Kabupaten Gowa.
Jumlahnya 21 item yang dikumpulkan MUI Gowa dari pengikut serta mantan pengikut Puang Lalang.

Ada pula benda fakta yang polisi sukses amankan berbentuk kartu surga sebanyak 317 lembar. Sebanyak 80 lembar kartu pelaris pula disita.

Benda fakta yang lain yang disita penyidik Polres Gowa merupakan 1 lembar pemilihan malaikat di Karebosi, 1 dos amplop kosong, 1 lembar terjemahan alfatiha serta Makna dan motifnya, 1 lembar ilmu imunitas serta keselamatan. 

berita tersebut dikutip dari suara.com

TerPopuler