Teling Berdenging Tanda Rasulullah Rindu?

Teling Berdenging Tanda Rasulullah Rindu?

Thursday, 28 November 2019, November 28, 2019
ISLAMIDINA - Saya kali ini akan membagikan seputar fenomena yang sering terjadi dikalangan kita yaitu fenomena berdengungnya kuping yang tiba tiba terjadi. Ada yang mengatakan bahwa itu pertanda buruk namun ada juga yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW sedang merindukan orang tersebut manakah yang benar?
telinga berdenging

Penyebab Telinga Berdengung

Menurut kesehatan telinga berdengung disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi seperti yang dikutip di alodokter
  • Paparan lama terhadap suara kencang Sebagian besar kasus kuping berdengung berkaitan dengan gangguan pendengaran akibat bising (noice-induced hearing loss). Paparan bising atau suara kencang secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada organ telinga dalam. Kondisi ini sering terjadi pada kuli bangunan, pilot, atau musisi. Suara yang sangat keras, meskipun hanya terjadi sekali, juga dapat menyebabkan kuping berdengung. Misalnya, suara ledakan bom.
  • Penyumbatan akibat kotoran dalam telinga Sumbatan kotoran telinga dapat menyebabkan iritasi pada gendang telinga, sehingga memungkinkan Anda mengalami kuping berdengung. Disarankan untuk rutin membersihkan telinga.
  • Infeksi telinga Infeksi telinga bagian tengah atau biasa disebut otitis media juga bisa menyebabkan kuping berdengung. Setelah infeksi sembuh, umumnya keluhan kuping berdengung juga akan hilang. Agar infeksi telinga dapat teratasi dengan baik, Anda perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.
  • Kehilangan pendengaran karena usia lanjut Kondisi ini dikenal sebagai presbikusis, yaitu kepekaan saraf pendengaran yang berkurang, seiring bertambahnya usia. Biasanya terjadi mulai usia 60 tahun, dengan gejala berupa menurunnya kemampuan pendengaran yang disertai kuping berdengung.
  • Menderita penyakit tertentu Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat memicu kuping berdengung, di antaranya adalah penyakit jantung dan pembuluh darah, tumor jinak pada saraf pendengaran, gangguan tulang pendengaran, penyakit Meniere, tekanan darah tinggi, gangguan pada leher atau rahang, serta cedera pada kepala atau leher.

Lalu bagaimana islam memandang hal tersebut?

Benarkah Rasulullah Rindu?

Ada yang berpendapat bahwa Rasulullah Sedang rindu pada orang tersebut apakah benar? sebagaimana yang di kutip dari https://islam.nu.or.id/post/read/54231/suara-nging-di-telinga dijelaskan bahwa.

Sepanjang yang kami ketahui bahwa suara “nging” di telinga tidak ada kaitannya dengan petanda buruk. Tetapi merupakan peringatan kepada orang yang mengalaminya untuk ingat kepada Rasulullah saw dan membaca shalawat kepadanya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah saw sebagai berikut:  

إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي وَلْيُصَلِّي عَلَيَّ وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللَّهُ مَنْ ذَكَرَنِي بِخَيْرٍ - رواه الحكيم وابن السني، الطبراني وابن عدي وابن عساكر 

“Jika telinga salah seorang di antara kalian berdengung, maka hendaknya ia mengingatku (Rasulullah saw), membaca shalawat kepadaku, dan mengucapakan: dzakarallahu man dzakarani bi khairin (Semoga Allah swt mengingat orang yang mengingatku dengan kebaikan)”. (H.R. al-Hakim, Ibn as-Sinni, at-Thabarani)

Masalah ini juga telah dibahas dalam Muktamar Nahdlatul Ulama ke-11 di Banjarmasin pada tanggal 19 Rabiul Awwal 1355 H/9 Juni 1936. Dalam Muktamar tersebut dijelaskan bahwa suaran “nging” dalam telinga menunjukkan bahwa Rasulullah saw sedang menyebut orang tersebut dalam perkumpulan yang tertinggi (al-mala` al-a’la) agar ia ingat kepada beliau dan bershalawat kepadanya.

Kesimpulan

Jadi telinga berdenging menurut agama islam dalam hadits tersebut adalah sebuah peringatan untuk kita agar kita bisa selalu mengingat kepada Rasulullah SAW. dan juga kita harus memperbanyak sholawat kepada beliau.

Oleh karna itu jangan pernah lupa untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat.

TerPopuler