Fiqih Puasa Ramadhan Wajib Anda Ketahui

Fiqih Puasa Ramadhan Wajib Anda Ketahui

Tuesday, 26 May 2020, May 26, 2020


Memasuki bulan Ramadhan pastinya semua umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa. Seperti kita kenali sekarang bahwa fiqih puasa masih harus dicermati kembali dalam aturannya. Sehingga prosedur dari berpuasa bisa dikatakan lebih betul dan memiliki dampak baik bagi ibadah seorang umat Muslim.

Dalam beberapa proses menjalankan ibadah puasa bagi Umat Muslim, ada aturan tertentu yang dirasakan cukup komplek. Akan tetapi pada dasarnya fiqih puasa dan zakat ini bisa diamalkan dengan benar dan mudah. Sehingga tidak ada resiko pembatalan puasa karena beberapa hal.

Terlihat sederhana bahwa dalam penggunaan aturan fiqih puasa masih harus mendapatkan perubahan. Namun, pada umumnya aturan fiqih dalam berpuasa masih terbuka dan tidak ada perubahan secara signifikan.

Aturan Sederhana Fiqih Puasa


Beberapa aturan dalam menjalankan ibadah puasa terkadang masih banyak yang dilanggar. Dari kegiatan berpuasa inilah seorang umat Muslim bisa mendapat kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan dan menjalankan beberapa rukun puasa yang paling sederhana bisa dilakukan semua umat Muslim seperti berikut ini.

Menahan Diri Dari Hal yang Membatalkan


Seperti kita kenali sekarang bahwa ada aturan sederhana bahwa fiqih puasa adalah pada intinya melakukan kegiatan ibadah untuk menahan diri dari semua hal yang membatalkan. Pastinya Anda sudah mengerti seperti apa hal lain yang bisa memberi potensi pembatalan puasa dari seorang umat Muslim.

Maka dari itu, kegiatan ibadah puasa ini tidak hanya fokus pada menahan lapar saja, akan tetapi harus bisa menahan hawa nafsu yang sebenarnya bisa dicermati kembali dan menjadi bahan instropeksi di setiap diri masing-masing.

Menepati Rentang Waktu Puasa


Dari ketepatan waktu berbuka dan sahur juga menjadi bagian dari fiqih puasa. Karena itulah Anda perlu mencermati aturan waktu pembagian berbuka dan sahur serta lebih tepat dalam menjalankan ibadah Sholat 5 waktu. Maka dari itu ada sebagian besar umat Muslim masih terus memperbaiki kualitas ibadah mereka saat berpuasa, sehingga ada beberapa manfaat bisa dirasakan terutama pada penambahan pahala.

Walaupun terkesan mudah, namun masih banyak umat Muslim yang cenderung tidak terlalu disiplin dalam mematuhi waktu berbuka ataupun sahur bahkan menjalankan ibadah Sholat 5 waktu. Dari sinilah puasa memiliki peran utama dalam memaksimalkan kegiatan ibadah lebih maksimal.

Makna Berpuasa Secara Umum Bagi Umat Muslim


Ibadah puasa tentu saja ditujukan untuk beberapa hal. Bukan hanya sekedar menahan rasa lapar saja, namun selama 30 hari penuh umat Muslim masih bisa mendapatkan apa saja yang menjadi makna penting dari kegiatan berpuasa. Bagi semua umat Muslim terkadang belum mengerti soal makna berpuasa sesungguhnya. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari kegiatan berpuasa seperti berikut ini.

Berusaha Menahan Hawa Nafsu


Pada makna pertama pastinya berpuasa di umat Muslim harus menahan hawa nafsu yang merugikan ataupun membuat batal berpuasa. Dari sini, iman umat Muslim diuji untuk bisa terus berdoa dan berusaha melewati 30 hari berpuasa. Akan ada banyak tantangan dan hambatan dalam berpuasa, namun sebagai umat Muslim harus mengerti dan memahami bagaimana sebuah kegiatan ibadah puasa bisa berdampak besar terhadap pengembangan iman.

Memperbanyak Amal dan Ibadah


Banyak umat Muslim menganggap kegiatan ibadah puasa sebagai waktu paling tepat untuk memperbanyak amal dan memperbaiki kualitas ibadah. Seperti kita tahu, dalam beberapa momen ibadah puasa ada beberapa kegiatan membaca doa, kemudian untuk beramal bisa menggunakan zakat ke sesama.

Karena itu, konsep dari memperbanyak amal sampai sekarang cukup mudah diterapkan. Sedangkan dari peningkatan kualitas ibadah juga dilakukan dalam cara meningkatkan kualitas sholat dan membaca Al-Quran.

Berpuasa menjadi momen tepat yang kemudian bisa langsung memberi manfaat besar bagi umat Muslim. Seperti kita kenali sekarang bahwa tidak sedikit proses dari beribadah puasa masih bisa mendapat beberapa godaan.

Selama 30 hari iman Anda akan diuji untuk bisa mengerti bagaimana dampak besar dari berpuasa baik dari segi iman ataupun fisik. Beberapa peraturan dan syarat berpuasa di umat Muslim harus dipatuhi, sehingga ada sebagian besar kesempatan untuk memperbaiki semua unsur fiqih puasa ke arah lebih baik.

TerPopuler