Negara Negara Yang Tidak Terkena Corona Islam Mendominasi

Negara Negara Yang Tidak Terkena Corona Islam Mendominasi

Sunday, 23 February 2020, February 23, 2020

6. Nauru

Nauru (bahasa Nauru: Naoero, /nɑːˈuːruː/ nah-oo-roo atau /ˈnaʊruː/ nowr-oo[6][7]), secara resmi Republik Nauru (Nauruan: Repubrikin Naoero) dan sebelumnya dikenal sebagai Pulau Pleasant, adalah sebuah negara kepulauan di Mikronesia di Pasifik Tengah. Tetangga terdekatnya adalah Pulau Banaba di Kiribati, 300 kilometer (186 mil) ke timur. Selanjutnya terletak di barat laut Tuvalu, sebelah utara Kepulauan Solomon, timur laut timur laut Papua New Guinea, sebelah tenggara Negara Federasi Mikronesia dan selatan Kepulauan Marshall. Dengan 10.084 penduduk di daerah seluas 21 kilometer persegi (8.1 sq mi), Nauru adalah negara terkecil di Pasifik Selatan dan negara bagian ketiga terkecil menurut wilayah di dunia, hanya di belakang Vatican City dan Monaco.

Ditetap oleh orang-orang dari Mikronesia dan Polinesia c 1000 SM, Nauru dianeksasi dan diklaim sebagai koloni oleh Kekaisaran Jerman pada akhir abad ke-19. Setelah Perang Dunia I, Nauru menjadi mandat Liga Bangsa-Bangsa yang dikelola oleh Australia, Selandia Baru dan Inggris. Selama Perang Dunia II, Nauru diduduki oleh tentara Kekaisaran Jepang, yang kemudian diserobot oleh pasukan Sekutu di seluruh Pasifik. Setelah perang usai, negara tersebut masuk ke dalam perwalian PBB. Nauru memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1968.

7. Korea Utara 

Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK), Korea Utara atau Korut saja (Hangul: 조선민주주의인민공화국, Hanja: 朝鮮民主主義人民共和國, Chosŏn Minjujuŭi Inmin Konghwaguk, bahasa Inggris: Democratic People's Republic of (North) Korea (DPRK)) adalah sebuah negara di Asia Timur, yang meliputi sebagian utara Semenanjung Korea. Ibu kota dan kota terbesarnya adalah Pyongyang. Zona Demiliterisasi Korea menjadi batas antara Korea Utara dan Korea Selatan. Sungai Amnok dan Sungai Tumen membentuk perbatasan antara Korea Utara dan Republik Rakyat Tiongkok. Sebagian dari Sungai Tumen di timur laut merupakan perbatasan dengan Rusia. Penduduk setempat menyebut negara ini Pukchosŏn (북조선, "Chosŏn Utara").

8. Palau 

Republik Palau (juga dieja sebagai Belau) adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik, 200 km sebelah utara wilayah provinsi Papua Barat, 255 km sebelah timur wilayah provinsi Maluku Utara, 500 km sebelah timur wilayah provinsi Sulawesi Utara dan 500 km sebelah timur negara Filipina. Negara ini merdeka pada tahun 1994 dari Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik yang diperintah Amerika Serikat. Palau terdiri dari 8 pulau utama dan sedikitnya 250 pulau kecil.

9. Samoa 

Samoa (dahulu bernama Samoa Jerman dari 1900-1914, Samoa Barat hingga 1997) adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang terdiri dari 2 pulau utama dan 7 pulau kecil. Letaknya sekitar setengah jarak perjalanan dari Selandia Baru ke Hawaii. Samoa termasuk ke dalam negara yang mempunyai wilayah terkecil di dunia. Negara Samoa berbatasan dengan Fiji, Tonga, dan Vanuatu di sebelah barat daya, Kepulauan Cook sebelah selatan, dan Kepulauan Tokelau di sebelah utara, serta Tuvalu di sebelah barat laut. Secara resmi dikenal sebagai Negara Independen Samoa.

10. Sao Tome and Principe 

Republik Demokratik São Tomé dan Príncipe adalah sebuah negara kepulauan yang terletak 300 km dekat garis khatulistiwa, dan 250 km dekat Samudra Atlantik, dan terletak di sebelah utara-barat lepas pantai Gabon. Negeri ini merupakan salah satu negara terkecil di Afrika. Sao Tome, dan Principe terdiri dari beberapa pulau kecil bergunung api, dua nama pulau terbesarnya São Tomé, dan Principe diangkat menjadi nama negara ini. Merupakan pulau-pulau yang subur, negara ini pernah menjadi produsen gula terbesar di dunia pada abad ke-20. Namun ternyata citra kopi lebih populer karena lebih banyak ditanam di lahan subur. Ini terjadi pada daerah koloni lain seperti Angola, Mozambik, Tanjung Verde, dll. Luasnya hanya 67% dari luas DKI Jakarta.

11. Kepulauan Solomon 

Kepulauan Solomon atau Kepulauan Salomo adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang terletak di sebelah timur Papua Nugini dan merupakan bagian dari Persemakmuran. Dia terdiri dari 992 pulau yang secara keseluruhan membentuk wilayah seluas 28.450 km².

12. Sudan Selatan 

Sudan Selatan, secara resmi bernama Republik Sudan Selatan,[4] adalah sebuah negara di Afrika Timur. Ibu kota dan kota terbesarnya adalah Juba, terletak di negara bagian Khatulistiwa Tengah sebelah selatan. Negara terkurung daratan ini berbatasan dengan Ethiopia di sebelah timur; Kenya, Uganda, dan Republik Demokratik Kongo di sebelah selatan; Republik Afrika Tengah di sebelah barat; dan Sudan di sebelah utara. Sudan Selatan meliputi kawasan rawa yang luas, Sudd, yang dibentuk oleh Nil Putih, secara lokal disebut Bahrul Jabal.

Negara ini awalnya merupakan bagian dari Sudan Anglo-Mesir, kondominium Britania dan Mesir, dan kemudian menjadi bagian dari Republik Sudan ketika mencapai kemerdekaan pada 1956. Setelah Perang Saudara Sudan Pertama, Wilayah Otonomi Sudan bagian Selatan dibentuk pada 1972 dan berlangsung sampai dengan 1983. Kemudian terjadi Perang Saudara Sudan Kedua yang berakhir dengan Perjanjian Damai Komprehensif 2005. Selanjutnya pada tahun itu, otonomi selatan dikembalikan ketika Pemerintah Otonomi Sudan bagian Selatan dibentuk. Sudan Selatan menjadi sebuah negara merdeka pada 9 Juli 2011 tengah malam (00:00) waktu setempat setelah referendum yang diselenggarakan pada Januari 2011 menghasilkan sekitar 99% pemilih memilih untuk memisahkan diri dari Sudan.

13. Tajikistan 

Republik Tajikistan adalah sebuah negara sempalan Uni Soviet di Asia Tengah yang berbatasan dengan Afganistan di selatan, Republik Rakyat Tiongkok di timur, Kirgizstan di utara dan Uzbekistan di barat. Kondisi geografisnya merupakan dataran tinggi yang tidak berbatasan dengan laut. Sebagian besar penduduk Tajikistan termasuk ke dalam etnis Tajik yang berbahasa Persia dan berbagi sejarah, bahasa, dan budaya dengan Afghanistan dan Iran. Setelah menjadi bagian dari Kekaisaran Samanid, Tajikistan menjadi republik konstituen dari Uni Soviet pada abad ke-20 dengan nama Republik Sosialis Soviet Tajikistan.

Setelah kemerdekaan, Tajikistan menderita perang saudara yang berlangsung mulai dari 1992 sampai 1997. Sejak akhir perang, stabilitas politik yang baru didirikan dan bantuan asing telah memungkinkan perekonomian negara berkembang. Perdagangan komoditas seperti kapas, aluminium dan uranium telah memberikan kontribusi besar untuk negara ini supaya terus membaik. Namun, pertempuran pecah kembali di akhir Juli 2012 dengan hasil yang kurang jelas.

14. Tonga
Tonga ([ˈtoŋa] ; bahasa Tonga: Pule'anga Fakatu'i'o Tonga), nama resminya Kerajaan Tonga, adalah negara tidak berdaulat Polinesia yang berbentuk negara kepulauan terdiri dari 177 pulau dengan luas keseluruhan pulau sekitar 750 kilometer persegi (290 mil persegi), yang tersebar lebih dari 700.000 kilometer persegi (270.000 mil persegi) di Samudra Pasifik bagian selatan. Dari 177 pulau, 52 pulau yang dihuni oleh 103.000 rakyatnya.[5]. Tujuh puluh persen penduduk di Tonga berada di pulau utama Tongatapu.
Wilayah Tonga membentang lebih dari 8000 kilometer (5000 mil) di garis utara-selatan, atau sekitar sepertiga jarak dari Selandia Baru ke bugil island. Pulau ini dikelilingi oleh Fiji, Wallis dan Futuna (Belanda) di barat laut, Samoa di timur laut, Niue di timur, Kermadec (bagian dari Selandia Baru) di barat daya, serta Kaledonia Baru (Prancis) juga Vanuatu di barat jauh.

15. Turkmenistan 

Turkmenistan (bahasa Turkmenistan: Türkmenistan), juga dikenal sebagai Turkmenia (bahasa Rusia: Туркмения). Sampai tahun 1990, Turkmenistan masih tergabung dalam konstitusi Uni Soviet yang bernama Republik Sosialis Soviet Turkmenistan. Turkmenistan terletak di Asia Tengah dan berbatasan langsung dengan Iran di selatan, Afganistan di tenggara, Uzbekistan di utara, Kazakhstan di barat laut dan Laut Kaspia di barat. Sebagian besar wilayahnya merupakan hamparan gurun pasir Karakum. Negara ini memiliki cadangan gas alam terbesar kelima di dunia.

Saat ini, Turkmenistan menerapkan sistem politik partai tunggal. Sistem ini dianggap tidak memenuhi prinsip-prinsip dasar demokrasi.[4] Sejak kemerdekaanya dari Uni Soviet Turkmenistan dipimpin oleh Saparmurat Atayevich Niyazov bahkan dia menamakan dirinya sebagai Turkmenbashi (bahasa Turkmenistan: Türkmenbaşy yang berarti "Pemimpin semua bangsa Turkmen"). Pada 21 Desember 2006, dia meninggal dunia dan digantikan oleh Gurbanguly Mälikgulyýeviç Berdimuhammedow yang ditunjuk oleh Dewan Keamanan Negara Turkmenistan melalui pemilihan umum pada 11 Februari 2007.

16. Tuvalu

Tuvalu, dulunya dikenal sebagai Kepulauan Ellice, adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di antara Hawaii dan Australia di Samudra Pasifik. Tetangga terdekat adalah Kiribati, Nauru, Samoa dan Fiji.

Tuvalu terdiri dari empat pulau karang dan lima atol besar. Populasi penduduk mencapai 10.472 membuatnya menjadi negara berdaulat ketiga terpadat di dunia, dengan Vatikan City dan memiliki penduduk lebih sedikit Nauru. Tuvalu mempunyai luas daratan hanya 26 kilometer persegi. Tuvalu adalah negara terkecil keempat di dunia, lebih besar dari Kota Vatikan denagn luas 0,44 km2, Monako dengan luas 1,95 km2 dan Nauru dengan luas 21 km2. Tanah di Tuvalu tidak cocok untuk pertanian dan badan air yang terkurung daratan. Laguna sangat umum ditemukan di tempat ini. Titik tertinggi di antara 114 pulau yang membentuk negara ini hanya setinggi 5 m di atas permukaan laut.

Negara ini memperoleh kemerdekaannya pada 01 Oktober 1978 dari Pemerintahan Britania Raya (Inggris). Bentuk Pemerintahan Negara Tuvalu adalah Monarki Kontitusional, Ibu kota Negara adalah Funafuti, Lagu Kebangsaan, Tuvalu Mo Te Atua, Bahasa resmi yang dipergunakan dinegara ini adalah, Bahasa Tuvalu dan Bahasa inggris, Mata Uang yang berlaku adalah Dollar Australia (AUD)

Tuvalu memiliki iklim tropis. Curah hujan sangat teratur dan pulau-pulau yang penuh air. Ada beberapa ikan dan tanaman laut yang ditemukan di lautan sekitarnya. Pohon kelapa dan pandan banyak ditemukan dalam badan air sekitarnya.

17. Vanuatu 

epublik Vanuatu adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan. Vanuatu terletak di sebelah timur Australia, timur laut Kaledonia Baru, barat Fiji dan selatan Kepulauan Solomon.

Vanuatu dihuni oleh bangsa Melanesia seperti orang Papua. Orang Eropa pertama yang mengunjungi pulau ini adalah Fernandes de Queiros dari Portugis beserta armadanya dari Spanyol yang sampai ke daerah ini pada tahun 1606. Spanyol dan Portugal masih bersatu di bawah pimpinan raja Spanyol sejak tahun 1580 (Kerajaan Portugis didirikan kembali tahun 1640), sehingga Queiros mengklaim kepulauan ini untuk Spanyol sebagai bagian dari Hindia Timur Spanyol, kemudian memberinya nama La Austrialia del Espíritu Santo.

Pada tahun 1880, kepulauan ini jatuh ke tangan Prancis dan Britania Raya. Pada tahun 1906, kedua negara ini setuju untuk membentuk pemerintahan bersama atau kondominium yang diberi nama Hebrides Baru. Gerakan kemerdekaan mulai muncul tahun 1970, dan akhirnya Republik Vanuatu berdiri tahun 1980. Vanuatu kemudian menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Persemakmuran Britania, Francophonie, dan Forum Kepulauan Pasifik.

18. Yaman

Republik Yaman adalah sebuah negara di Jazirah Arab di Asia Barat Daya, bagian dari Timur Tengah. Yaman berbatasan dengan Laut Arab di sebelah selatan, Teluk Aden dan Laut Merah di sebelah barat, Oman di sebelah timur dan Arab Saudi di sebelah utara. Orang-orang keturunan Arab di Indonesia sebagian besarnya berasal dari negara ini.[butuh rujukan]

Penduduk Yaman diperkirakan berjumlah sekitar 23 juta jiwa. Luas negara ini sekitar 530.000 km2 dan wilayahnya meliputi lebih dari 200 pulau. Pulau terbesarnya, Sokotra, terletak sekitar 415 kilometer dari selatan Yaman, di lepas pantai Somalia. Yaman adalah satu-satunya negara republik di Jazirah Arab.
Mesothelioma is a rare form of lung cancer. It is caused as a result of prolonged exposure to asbestos, a fibrous silicate mineral. This illness is dominant in factory workers where asbestos is used in the manufacturing processes.

The dangers of asbestos exposure are well-known and as such if a worker develops this condition, it is treated as the negligence of the employer to provide a safe working environment to his employees. The treatment and cost of health care for this lung condition is quite expensive. Therefore, the affected can make mesothelioma claims against the person he deems responsible and seek financial assistance to bear the costs, in part or full.

What are the different types of Mesothelioma claims?

When it comes to filing claims, one can seek different types of compensation. The first includes compensation for personal injury. It covers the individual affected by Mesothelioma as a result of direct exposure at the work place. The personal injury law suits also cover family members who display the symptoms of Mesothelioma caused by indirect exposure to the silicate mineral; fragments or particles of the mineral brought into the home from the workplace.


The affected can also file Mesothelioma claims for lost income. This lung infection causes intense pain and reduces mobility. In severe cases, it could result in total impairment forcing an individual to stay out of work for prolonged periods. In event of this, one can seek compensation for lost income to support his daily needs.

The compensation also covers the costs of medical treatment. One can also ask compensation for the suffering and pain caused by the illness. If mesothelioma is certified as the cause of death of the patient, the family members can also file a wrongful death lawsuit on behalf of the deceased member. In case of wrongful death lawsuits, a number of aspects are factored in before the compensation is granted.

In addition to seeking compensation from the responsible party, you can seek help government assistance. It includes seeking free medical aid or subsidized medical costs.

Filing Mesothelioma Claims and Lawsuits


A claim for compensation can be filed by the affected person or by the family members or relatives on the worker's behalf. The rules to file mesothelioma claims differ from state to state. The amount of compensation one might receive also depends on the severity of the condition. Therefore, it would be in your best interests to work with a lawyer that specializes in filing lawsuits for Mesothelioma compensation. He will be in a better position to brief you on the amount of time to file a claim or the limitations that apply to your local region or country.

The time duration for which the proceedings might last depend on evidence you have to support your mesothelioma claims and how the defendant and his legal staff manage to refute those claims. If your case is very strong, the defendant might opt for an out-of-court settlement. A mesothelioma lawyers works on a contingency basis and takes a certain percent of the compensation as his commission. If the defendant offers a reasonable amount of compensation, although it might not match your Mesothelioma claims, you should consider it given that the proceedings can run into years.

Filing for Mesothelioma claims can be quite a complicated process given the amount of documentation that must be furnished for the procedure to be completed successfully. Nonetheless, the results are worthwhile. A good Mesothelioma Lawyer with his experience can make this otherwise tedious and time-consuming process a smooth sail for you.
You have a right to file for a mesothelioma claim if you have been diagnosed with any asbestos-related injury. Mesothelioma is a debilitating illness and most of the people who have been inflicted with this illness find themselves bed-ridden and no longer able to work. This results in a drastic change in lifestyle and financial situation that is always too much for the patient and his family to carry on their own. Not to mention the pain and physical suffering that go with it. A successful processing of mesothelioma claim will help alleviate most of that.

What is involved in the filing of this kind of a claim? The following are the steps you will have to take in filing your claim:

1. Find a good attorney who can help you file your mesothelioma claim. Any of the asbestos lawyers in your state with a specialized expertise in mesothelioma will help you with the filing of a mesothelioma claim.

2. Once you choose among the many asbestos lawyers, be sure that you provide him or her with the following information:
a. Were you exposed to asbestos in your workplace? Where? When?
b. Medical records that confirm your mesothelioma infliction
c. Did your company inform you of the potential hazards of asbestos?
d. Did your company hold you responsible for your asbestos exposure?

These things are essential in the successful filing and processing of your mesothelioma claim. When facts and documents back up your claim, asbestos lawyers would find it easy to assist you and you will surely be compensated accordingly, especially if negligence of the company you worked for is proven. The law particularly dictates that employers must all the time exercise responsibility in protecting their employees, most especially if hazardous substances like asbestos are involved in the work place.

Once asbestos lawyers have proven negligence on the part of the employer, such that no warning for risk of mesothelioma has been exercised, this can be a very good ground for a successful mesothelioma claim.

Asbestos lawyers involved in such cases must also get some evidence that you have lost your income due to this debilitating illness. This will be the basis of your compensation in your mesothelioma claim. The amount will also take into consideration the income you have lost in the past as well as possible loss in the future. In the event that a patient has already died due to asbestos exposure, his or her relatives can still file for a claim.

So, get yourself a fair mesothelioma claim by looking for any of the good asbestos lawyers in your area. Get the compensation you and your family deserve and start the healing process now.



TerPopuler