Khasiat Surat An – Nas -->

Khasiat Surat An – Nas

Rabu, 03 Juni 2020, Juni 03, 2020

Islamidina.id,- Khasiat Surat An - Nas, Assalamulaikum wr wb, Sahabat Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membahas dan berdiskusi bersama tentang salah satu surat dalam Al quran yang dikisahkan dalam beberapa hadist mempunyai Khasiat dan Faedah Luar biasa bagi yang mengamalkannya dengan rutin, Yaitu Surat An – Nas.
 
keutamaan surat An nas

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ - ١

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,

مَلِكِ النَّاسِۙ - ٢

Raja manusia,


اِلٰهِ النَّاسِۙ - ٣

sembahan manusia,

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ - ٤

dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ - ٥

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ - ٦

dari (golongan) jin dan manusia.”



Khasiat Surat An-Nas yang merupakan surah ke 114 atau yang terakhir dalam urutannya di Al-Qur'an, yang didalamnya mempunyai banyak keutamaan.

Secara keseluruhan, isi surat ini melatih kita untuk meminta pembelaan dan perlindungan dari Allah SWT  dari kejahatan Iblis/Syaitan.

Surat ini terdiri dari 6 ayat. Dimana tiap ayat – ayatnya mempunyai khasiat dan faedah tersendiri

 Berikut Khasiat surat An – Nas, ayat per ayat :

Khasiat surat An – Nas Ayat Pertama :


 1. Kita diperintahkan untuk meminta pertahanan dari Allah AWT , sebagai bentuk bahwa Allah SWT dapat memberikan kita keselamatan dari semua bahaya. Jadi kita harus selalu meminta perlindungan dari Allah SWT.

 2. Meminta pembelaan dari Allah Swt dapat disebut isti'adzah atau ta'awwudz.

 3. Isti'adzah adalah jenis ibadah, sebagai hasil dari ayat ini Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk melakukannya. Dalam hal itu, maka kita tidak seharusnya didedikasikan untuk mengesampingkan Allah SWT. Kemudian orang yang isti'adzah kepada dewa, ke dukun, ke jin, ke kyai, maka dia telah melaksanakan syirik.

 4. "Ar-Rabb" adalah salah satu nama Allah.

5. Sarana "Ar-Rabb" adalah Essence yang menciptakan, mengendalikan, dan mengatur alam semesta beserta isinya, bersama dengan manusia.

6. Tidak berarti menerjemahkan pikiran "Ar-Rabb" dengan "Allah SWT".

7. Surat An-Nas ini bernama mu'awwidzah (penjaga). Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam merekomendasikan untuk mempelajarinya di pagi dan malam hari, setelah shalat, lebih awal dari tidur, dan ketika saya ruqyah. God Keen, Anda akan menjauhkan diri dari campur tangan jin, setan, dukun, dan sihir.

Khasiat surat An – Nas Ayat Kedua :


1. Salah satu dari banyak nama Allah adalah "Al-Malik".

2. Allah Ta'ala adalah orang yang membimbing manusia dalam semua urusannya dan Allah Ta'ala tidak menginginkan manusia. Semua ibadah manusia adalah untuk diri mereka sendiri, Allah SWT tidak menginginkan sesuatu dari manusia. (Tafsir al-Muyassar)

3. Di planet ini banyak raja dan umumnya orang menyembah raja mereka dan merebut hati mereka dan meminta raja mereka untuk pertahanan. Namun demikian, jantung koroner yang benar hanya bergantung pada Allah SWT dan hanya Allah SWT yang dapat melindungi mereka. (Tafsir al-Qurthubi)

Khasiat surat An – Nas Ayat Ketiga :


1. Tentu saja salah satu nama Allah adalah "Al-Ilah".

2. Al-Ilah berarti Allah Ta'ala adalah penyembah yang berhak beribadah, sedangkan semua penyembah disembah selain Allah, maka mereka adalah penyembah yang mementingkan diri sendiri.

3. Tidak diperbolehkan untuk menyediakan ibadah kepada siapa pun selain dari Allah SWT, karena itu wajib untuk menjadikan Allah SWT satu-satunya ibadah.

4. Menyembah selain Allah adalah syirik, orang yang bersalah disebut musyrik.

5. Karena wajib untuk memberi kuasa kepada Allah SWT sebagai Rabb (pencipta, penguasa, dan pengawas alam semesta), biasanya wajib untuk memberi kuasa kepada Allah SWT sebagai Allah SWT dengan hanya menyembah Allah.

Khasiat surat An – Nas Ayat Keempat :


1. Kekhawatiran itu berbahaya, jadi kekhawatiran di dalam jantung koroner tidak boleh dibiarkan dan harus dihilangkan.

2. "Al-khannas" di sini adalah karakter was-was. "Al-khannas" berarti tersembunyi dan samar. Jadi karakter histeria yang muncul di dalam jantung koroner manusia tidak jelas dan tidak diperhatikan.

3. Beberapa siswa dari komentar mengatakan: "Al-was adalah al-khannas" berarti bisikan setan yang berbisik kepada orang-orang ketika tidak bahagia, ketika bahagia dan ketika dzikir Allah. (Tafsir ath-Tabari)
4. Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk meminta keselamatan-Nya dari bisikan Iblis dan dari kegugupan Iblis,

Khasiat surat An – Nas Ayat Kelima :


1. Iblis membisikkan keraguan dan kesalahan ke dalam dada manusia. (Tafsir al-Muyassar)

2. Iblis membisikkan kepada orang-orang dengan frasa-frasa nyaman yang mencapai hati koroner manusia tanpa keluar dengan cara mendengarkan manusia. (Tafsir al-Baghawi)

3. Setan mengalir dalam darah manusia, karena ungkapan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam:

إنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ الإنْسَان مَجْرَى الدَّمِ


"Setan mengalir dalam darah manusia." (HR. Bukhari - Muslim)

4. Sangat penting bagi kita untuk membantu Allah dan kemudi Allah agar kita tidak jatuh dalam dosa dan kesalahan.

Khasiat surat An – Nas Ayat Keenam :

1. Ada makhluk yang disebut jin. Dikenal sebagai "jin" dari frasa janna - yajinnu, yang artinya ditutup. Akibatnya jin tertutup dari pandangan manusia.

2. Jin bisa menjadi mahluk Allah SWT yang menjadi topik beban syariah, ia harus melakukan kepaAllah SWT dan menghilangkan amoralitas, dan jin tidak tahu masalah okultisme.

3. Beberapa siswa penafsir menyatakan bahwa ayat ini adalah perincian dari ayat sebelumnya, sehingga artinya: keragu-raguan dan kesesatan dapat menimpa jin dan manusia. (Tafsir Al Baghawi)

4. Beberapa siswa mengklarifikasi bahwa itu adalah pemecahan dari ayat 4, sehingga artinya: Iblis berasal dari kelompok jin dan mungkin ada juga Iblis dari kelompok manusia. Orang-orang yang membisikkan keraguan dan kesesatan kepada orang lain, dia adalah setan dari kelompok manusia. (Tafsir Ibnu Katsir)

5. Salah satu strategi untuk menghentikan gangguan jin adalah dengan mempelajari surat An-Nas ini, pada pagi dan malam hari. Nabi Shallallahu ‘alayhi a sallam menyatakan:


اقْرَأْ : قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، والمُعَوِّذَتَيْنِ حِيْنَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبحُ ، ثَلاثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ

Bacalah: Qul huwallahu ahad (surah Al-Ikhlash) dan Al-Mu’awwidzatain (surah Al-Falaq dan An-Nas) saat petang dan pagi hari sebanyak tiga kali, maka itu mencukupkanmu dari segala sesuatunya.” (HR. Abu Dawud, no. 5082 dan Tirmidzi, no. 3575, hadis hasan)

Wallahu a’lam Bisshowab.

 

TerPopuler