Dilarang Bersetubuh Diwaktu Ini Menurut Islam

Dilarang Bersetubuh Diwaktu Ini Menurut Islam

Sunday, 1 December 2019, December 01, 2019
ISLAMIDINA - Bagi suami dan istri yang telah sah dan halal mungkin tidak lazim lagi untuk berhubungan intim atau bersetubuh. Namun taukah kalian ada beberapa waktu yang di makruhkan bahkan haram melakukan hubungan intim atau dalam islam dikenal dengan istilah jima.

Sebagaimana yang termaktub dalam Kitab Quratul Uyun dalam Pasal 4 yang menjelaskan tentang mencari waktu yang tepat untuk melakukan jima bagi istri dan suami. Saya akan menjelaskan semuanya dan perlu diperhatikan bahwa waktu waktu tersebut ada yang harus di jauhi ada pula yang menjadi sunnah.

Baca Juga : 
Hukum Menelan Air Mani Ketika Bercinta
Pengertian Hukum dan Syarat Nikah
Ngaji Ilmu Nahwu Kitab Jurumiyah

Waktu Yang Di Anjurkan

Berdasarkan hadits Nabi SAW :
“Adakanlah temu penganten kalian ,pada malam hari .Dan adakanlah jamuan makan (syukuran resepsi pernikahan)pada waktu dhuha”
Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa waktu yang dianjurkan untuk bersetubuh adalah pada malam hari jadi lakukanlah oleh kalian para istri dan suami di malam hari agar mendapatkan sunnah.
waktu yang dilarang untuk bersetubuh

Hari Hari Yang Tidak Tepat Untuk Bersetubuh

Dijelaskan bahwa ada 8 waktu/hari yang seyogyanya dijauhkan untuk melakukan setubuh dengan suami serta istri agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan berikut hari hari tersebut:

  • 1.hari rabu yang jatuh pada minggu terakhir tiap bulan
  • 2.hari ketiga awal tiap bulan ramadhan
  • 3.hari kelima awal tiap bulan ramadhan
  • 4.hari ketigabelas pada setiap bulan.
  • 5.hari keenam belas pada setiap bulan
  • 6.hari keduapuluh satu pada setiap bulan
  • 7.hari kedua puluh empat pada setiap bulan
  • 8.hari kedua puluh lima pada setiap bulan

Di samping hari tersebut ada pula hari-hari yang sebaiknya di hindari untuk mengerjakan sesuatu yang di anggap penting yaitu hati sabtu dan hari selasa.
tentang hari sabtu itu Nabi pernah di tanya oleh salah satu sahabat naka Nabi bersabda:
“Hari sabtu itu adalah hari di mana terjadi penipuan “
mengapa hari tersebut di katakan penipuan sebab pada hari itu orang2 berkumpul di gedung “al-nadwah” untuk merembuk memusnahkan dakwah Nabi SAW .wallahu`alam

Baca Juga : 
Hukum Menelan Air Mani Ketika Bercinta
Pengertian Hukum dan Syarat Nikah
Ngaji Ilmu Nahwu Kitab Jurumiyah
adapun tentang hari selasa nabi SAW.bersabda:
“Hari selasa itu adalah hari di mana darah pernah mengalir.sebab pada hari itu ibu Hawa pernah haid,putera nabi Adam as pernah membunuh saudara kandungnya sendiri,terbunuhnya Jirjis,Zakaria dan yahya as.kekalahan tukang sihir Fir’aun.di vonisnya Asiyah binti Muzaim permaisuri fir’aun.dan terbunuhnya sapinya bani israil”

adapun imam Malik berpendapat “jaganlah anda menjauhi sebagian hari-hari di dunia ini ,tatkala anda hendak melakukan sebagian tugas pekerjaanmu.kerjakanlah tugas-tugas itu pada hari sesukamu.sebab sebenarnya hari-hari itu semua adalah milik ALLAH.tidak akan menimbulkan malapetaka dan tidak pula bisa membawa manfaat apa-apa”

Waktu yang tepat untuk bersetubuh

bahwa melakukan hubungan intim pada awal bulan itu lebih afdhol dari pada akhir bulan.sebab bila nanti di karuniai seorang anak akan mempunyai anak yang cerdas. bagi seorang suami (penganten baru) sunnah hukumnya bersetubuh dengan istrinya di bulan Syawal.
adalah lebih afdhol pula jika melakukan hubungan intim pada hari ahad dan jum'at Nabi SAW bersabda:
“hari ahad itu adalah hari yang tepat untuk menanam,dah hari untuk memulai membangun.karena ALLAH memulai menciptakan dunia ini juga memulai meramaikannya jatuh paa hari ahad””hari jum’at itu adalah hari perkawinan dan juga hari peminangan di hari jum’at itu nabi Adam as menikah ibu Hawa,nabi Yusuf as menikah siti Zulaika.nabi Musa as menikah dengan puteri nabi syuaib as,nabi sulaiman menikah ratu bilqis”

wallahu`alam bishowab
tersebut di dalam hadits shahih bahwa Nabi SAW. dalam melaksanakan pernikahannya dengan Sayyidah khodijah dan Sayyhidah Aisyah juga jatuh pada hari jum’at.

Hari-hari yang seyogayanya di hindari

Tersebutlah dalam Riwayat Alqamah bin Shafwan,dari Ahmad bin Yahya sebuah hadist marfu’ sebagai berikut;
“waspadalah kamu sekalian akan kejadian duabelas hari setahun,karena sesungguhnya ia bisa melenyapkan harta banyak dan bisa mencambik-cambik(merusak)tutup-tutup cela”para sahabat kemudian bertanya “ya Rasulallah apakah 12 hari itu?Rasulallah bersabda :
“yaitu tanggal 12 muharram,10 safar dan 4 rabi’ul awal(mulud) 18 rabu’utsni(bakda mulud) 18 jumadil awal,18 jumadil akhir.12 rajab ,26 sya’ban(ruwah),24 ramadhan,2 syawal,28 dhulqa’dah(apit/sela) dan 8 bulan dhilhijjah”

Itulah beberapa waktu yang harus dihindari oleh kita ketika melakukan hubungan intim semoga kita semua terhindar dari hal hal yang tidak di inginkan.

Baca Juga : 
Hukum Menelan Air Mani Ketika Bercinta
Pengertian Hukum dan Syarat Nikah
Ngaji Ilmu Nahwu Kitab Jurumiyah

TerPopuler