Belajar Kitab Jurumiyah Dasar Ilmu Nahwu -->

Belajar Kitab Jurumiyah Dasar Ilmu Nahwu

Minggu, 27 Oktober 2019, Oktober 27, 2019
belajar ilmu kitab  nahwu jurumiyah

Kajian kitab jurumiyah -BLOG ISLAMI - Assalamu'alaikum kembali lagi nih kita dalam islamidina kali ini saya akan mengangkat sebuah topik yang mungkin bermanfaat bagi para santri khususnya dipondok pesantren yang salaf .

Mempelajari kitab kitab salaf salah satunya belajar ilmu kitab  nahwu jurumiyah atau disebut kajian kitab jurumiyah, merupakan salah satu kewajiban bagi santri Pesantren Salaf,

Kitab jurumiyah merupakan dasar pertama ilmu nahwu yang memuat berbagai macam konsep dasar ilmu nahwu maka dari itu ketika kita ingin belajar ilmu nahwu maka kita harus lah minimal mengkaji kitab jurumiyah karna didalam kitab tersebut dimuat berbagai dasar dalam penerapan ilmu nahwu.

Maka dari itu karna saya itu merupakan seorang santri saya pun pernah mengkaji kitab tersebut dan saya tertarik untuk membagikan ilmu yang saya dapatkan kepada kalian semua yaitu belajar kitab jurumiyah.

Sebelum kita mengkaji kitab jurumiyah alangkah baiknya kita mengetahui biografi kitab jurumiyah tersebut.

Pembahasan

  1. Apa sih kitab jurumiyah?
  2. Biografi Kitab Jurumiyah?
  3. Kenapa Harus Kitab Jurumiyah?
  4. Kisah Dibalik Nama Jurumiyah
  5. Kajian Kitab Jurumiyah

Baiklah untuk mempersingkat waktu marilah kita sama sama mulai mengkaji kitab jurmiyah ini sebelumnya alangkah baiknya kalian semua membaca Basmallah terlebih dahulu seblum mengkaji kitab jurumiyah ini.

Apa Itu Kitab Jurumiyah?

Kitab jurumiyah adalah sebuah kitab salaf yang sering dikaji di pondok pesantren dikalangan para santri hampir seluruh pondok pesantren di Indonesia mengkaji kitab jurumiyah tersebut. Kitab ini membahas tentang ilmu nahwu atau dalam bahasa kita sering disebut gramatika dalam kalimat bahasa arab sama seperti pelajaran Bahasa Indonesia ketika kita sekolah kitab inipun membahas tentang subject predikat object dan keterangan.

Kitab ini merupakan kitab wajib dikalangan para santri salaf yang mana mereka semua bahkan diperintahkan oleh Kiyainya untuk menghapal kitab tersebut karna itulah kenapa kitab ini masih populer dikalangan para santri santri diseluruh Indonesia. Mari kita belajar ilmu kitab nahwu jurumiyah.

Biografi Kitab Jurumiyah

Kitab Jurumiyah merupakan kitab Nahwu yang dikarang oleh seorang ulama besar Syekh Qutub yaitu As Syekh Muhammad bin Daud As Sonhaji ada sebagian qaul yang menjelaskan bahwa yang mengarang kitab jurumiyah adalah Ibnu Ajurrum. Kitab ini membahas tentang ilmu nahwu yang menjadi dasar dalam gramatika tata bahasa arab sehingga banyak kitab kitab setelah kitab jurumiyah yang membahas ilmu nahwu namun tetap jumiyah lah pengagas dasar dari pengkajian ilmu nahwu.

Kenapa Harus Kitab Jurumiyah ?

Lalu timbulah pertanyaan kenapa kok harus kitab jurumiyah? kan ada kitab ilmu nahwu yang lain? jawabanya. Karna kitab jurumiyah merupakan kitab Nahwu paling mendasar jadi ketika kita ingin mendapatkan sesuatu yang besar maka awali dengan dasar yang kecil. Bisa dibilang jurumiyah merupakan rumus ketika kita menguasai kitab ini maka kita bisa melanjutkan ke kitab yang selanjutnya seperti imriti , alfiyah dan sebagainya.

Itulah kenapa banyak para kiyai di pondok pesantren mengadakan program penghapal kitab jurumiyah agar para santri tau mengenai kunci utama dari ilmu nahwu karna itulah belajar kitab jurumiyah itu wajib bisa.

Kisah Unik Dibalik Nama Jurumiyah

Nama jurumiyah bukanlah sembarang nama melainkan ada kisah yang tertera dibalik nama tersebut diceritakan bahwa pengerang kitab tersebut yaitu Syekh Muhammad Daud Ashonhaj selesai mengarang kitab tersebut. Lalu beliau berjalan ke sebuah sungai dan ketika sampai ditepi sungai tersebut beliau mengajam dalam dirinya. Jika kitab ini bermanfaat maka tulisan ini aku yakin tidak akan larut ketika terkena air sungai ucap beliau.

Lalu singkat cerita beliau hanyutkan kitab tersebut sambil beliau mengucap jarmiyah jarmiyah yang berarti mengalirlah mengalirlah terus kitab tersebut hingga saat beliau angkat kembali tulisan beliau tersebut tidak larut terkena air itu berarti beliau yakin bahwa Allah SWT. Meridoi kitab yang beliau karang maka dinamakan lah kitab tersebut menjadi kitab jurumiyah yang berarti mengalir.

Diceritakan pula oleh KH Achmad Chalwani, pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, pada acara Khataman Akhirussanah ke-40 beliau menceritakan.

Kitab Jurumiyah itu, menurut Kiai Chalwani kitab yang ampuh. Setelah Syekh Shonhaji mengarang kitab Jurumiyah, kitab itu dibuang ke laut. "Sambil membuang kitab, beliau bilang 'Kalau kitab ini akan bermanfaat, walaupun aku buang ke laut, akan kembali.' Ketika Syekh Shonhaji pulang ke rumah, kitab itu sudah ada di meja kamarnya," tutur Kiai Chalwani. 

Kajian Kitab Jurumiyah

Itulah beberapa yang hal mengenai kitab jurumiyah selanjutnya yakinkan dalam hati kita berniat ingin belajar karna Allah SWT. Untuk itu saya akan membagikan kajian tentang kitab jurumiyah ini.

Untuk kajian kitab jurumiyah akan saya posting diartikel yang berbeda karna akan saya bahas satu persatu mulai dari bab kalam hingga bab idafat.

Untuk yang mau belajar kitab tersebut kalian bisa mengkaji dan melihat susunan pembahasannya

Disini

Baca Selengkapnya Melalui Link Di Atas

TerPopuler