Kerja atau kuliah setelah lulus SMA? -->

Kerja atau kuliah setelah lulus SMA?

Friday, 27 March 2020, March 27, 2020
Kerja atau kuliah setelah lulus SMA? Pertanyaan yang akan timbul saat ini bagi para siswa/i yang sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA ataupun SMK. Pilihan antara kerja atau kuliah mana yang lebih penting merupakan suatu langkah yang harus diambil secara kritis, karena itu akan menyangkut masa depan yang akan kita terima nanti dan harus dengan persiapan yang sangat matang.

Gambar 1 Cover Kerja atau Kuliah?

Tanggal 16 Maret 2020 nanti ujian nasional berbasis komputer akan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia bagi para siswa SMK dan tanggal 30 Maret 2020 akan dilaksanakan ujian nasional berbasis komputer bagi para siswa SMA. Tanggal pelaksaan semakin dekat dan pilihan mereka untuk memilih kerja atau kuliah juga semakin tipis waktunya, mengingat tanggal 3 April 2020 penutupan seleksi SNMPTN 2020.

Pilihan Melanjutkan Kuliah

Bagi kalian yang lebih mementingkan pendidikan, pasti kalian sudah memikirkan untuk melanjutkan ke tahapan kuliah dan bertekad akan langsung kuliah tanpa coba-coba untuk melamar pekerjaan dulu. Dalam memilih untuk melanjutkan perkuliahan berarti kita akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan perkuliahan dengan baik hingga lulus menjadi sarjana, cari motivasi kuliah sebanyak mungkin dan pengalaman selama kuliah, karena itu tidak akan dapat kita rasakan di luar perkuliahan nantinya setelah kita lulus.

Jurusan kuliah yang kalian ambil juga harus tepat, jangan sampai mengambil jurusan yang salah dan terjebak selama 4 tahun untuk menjalankan kuliah secara "terpaksa" atau bahkan kalian akan memilih bolos kuliah terus menerus, akibatnya akan merugikan diri kalian sendiri. 

Gambar 2 Kelulusan Kuliah
(sumber: facetofeet.com)


Dengan melanjutkan ke dunia perkuliahan, tentunya kalian akan mendapatkan banyak ilmu yang tidak bisa didapatkan saat kita masih menduduki bangku SMA atau SMK. Mulai dari bagaimana kita dihadapkan suatu permasalahan dan kita dituntut untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut, bukan untuk lari dari permasalahan tersebut.

Selain itu juga tentunya kita mendapatkan banyak relasi pertemanan hingga kenalan orang-orang kantor dari top level management jika kita beruntung, karena peran alumni akan membantu pada saat kelulusan kuliah dan saat kita ingin mencari pekerjaan juga. Tentunya yang terakhir kalian akan mendapatkan gelar sarjana yang harus kalian pertanggung jawabkan dengan baik-baik. Bahwa sebagai mahasiswa kita harus bisa menjadi "agent of change" dan membuat inovasi baru untuk bangsa Indonesia.

Perlu juga diingat, sebagian orang juga ingin menginginkan bayaran yang lebih besar saat bekerja setelah lulus kuliah.
Sebagai catatan penting, jika kita bekerja setelah lulus kuliah. Kita akan mendapatkan jenjang karir agak mudah dibandingkan dengan mereka yang langsung bekerja tanpa kuliah, hal ini dapat kami katakan berdasarkan hasil survey pribadi.

Kuliah Sambil Kerja

Bagi kita yang melanjutkan kuliah, kita sangat mungkin untuk melakukan kuliah sambil kerja. Karena waktu perkuliahan tidak terlalu menyita waktu kita jika tidak ada tugas yang terlalu berarti dari dosen. Anak kuliahan biasanya mengambil pekerjaan casual atau pekerjaan paruh waktu selama 4 jam setiap hari, atau bahkan menjadi seorang freelance bagi mereka yang memiliki keahlian khusus di salah satu bidang. 

Berbicara soal bayaran atau gaji yang diterima memang tidak terlalu besar, atau bahkan bagi para mahasiswa jika mendapatkan bayaran dari kerja part time nya sudah sangat bersyukur karena bisa digunakan untuk uang jajan tambahan. 

Permasalahannya sekarang, jika kita memilih kuliah sambil kerja. Jangan sampai kita lalai akan kewajiban kita sebagai mahasiswa untuk kuliah, jangan jadikan alasan karena kita kerja part time lalu kita kecapekan dan jadinya kita sering bolos untuk masuk kuliah. Kalian juga harus bisa belajar yang namanya prioritas apa yang harus didahulukan dan apa yang harus dikesampingkan untuk sementara. 

Pilihan Melanjutkan Kerja

Jika kita memilih untuk bekerja, tidak ada yang salah memang. Karena itu sebuah keputusan yang telah kita pilih untuk menjadi jalan hidup masing-masing. Terkadang ada beberapa faktor yang menyebabkan kita untuk memilih langsung bekerja, salah satunya adalah faktor ekonomi keluarga. Tidak dipungkiri juga bahwa biaya kuliah setiap tahunnya hampir mengalami kenaikan, baik kuliah perguruan tinggi negeri hingga swasta.

Bahkan untuk satu semester selama 6 bulan, kita diwajibkan merogoh kocek sangat dalam hingga puluhan juta. Bagi keluarga yang berkecukupan memang itu bukan suatu permasalahan yang berarti, tetapi bagi mereka yang memiliki permasalahan ekonomi itu menjadi masalah. Mereka memilih langsung bekerja untuk membantu per-ekonomian keluarga dan membantu orang tua mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Gambar 3 Memilih Untuk Bekerja
(sumber: glints.com)

Sebagai pekerja dengan hanya bermodalkan ijazah lulusan SMA atau SMK, kita agak berat untuk bisa mendapatkan posisi yang strategis untuk pekerjaan. Kita akan mendapatkan peran pekerjaan sebagai pelaksana dan untuk bayaran atau gaji yang kita dapatkan pun akan stara dengan UMR kota masing-masing. 

Menurut hasil survey yang kami lakukan, bagi mereka yang bekerja terus menerus untuk suatu perusahaan dengan modal ijazah SMA, karir mereka akan lama untuk berkembang.
Maka, itu pentingnya bagi kita untuk bersyukur. Berapapun itu selama kita bekerja dengan hati dan dengan tekad yang sungguh-sungguh, angka bayaran bukan menjadi sebuah arti. Malah angka tersebut yang akan membuat kita menumbuhkan rasa syukur, rejeki yang kita dapatkan merupakan halal dari kerja keras yang kita lakukan sendiri.


Kerja Sambil Kuliah

Setelah mendapatkan modal yang cukup, banyak juga dari kita yang bekerja akan memilih kerja sambil kuliah. Alasannya sangat sederhana, digunakan untuk meningkatkan jabatan atau digunakan untuk meningkatkan gaji. Memang bagi salah satu perusahaan pada saat kita kerja sambil kuliah dan kita berhasil lulus, maka ijazah sarjana tersebut bisa kita input ke perusahaan tersebut. Tetapi dengan satu catatan: Jika perusahaan tempat kita bekerja membuka lowongan satu divisi yang kita tempati sekarang.

Pepatah mengatakan "banyak jalan menuju Roma" itu sangat tepat. Bagi kita yang bersungguh-sungguh dan mencoba berusaha, maka kita akan mendapatkan buahnya. Perlu diingat juga kalau kita memilih untuk kerja sambil kuliah, kelas yang tersedia bagi karyawan merupakan kelas weekend atau sabtu dan minggu. Atau jum'at malam hingga minggu.

Kelas karyawan biasanya juga cukup mahal untuk bayaran per semester dan itu akan sebanding jika kita telah menyelesaikan study nanti.

Pengorbanan fisik dan waktu bermain yang akan kita rasakan dan itu emang harus dilakukan jika kita menginginkan suatu perubahan dalam hidup kita. Karena kalau bukan kita sendiri yang merubah nasib kita, maka siapa lagi? Kita harus berusaha dengan maksimal.

Penutup

Pada dasarnya kerja atau kuliah mana yang lebih penting itu tergantung dari kita sendiri yang menjalankannya. Sisi positif dan negatif nya sudah kami terangkan cukup lengkap, jadi kalian dapat memilih jalan mana yang akan kalian pilih setelah lulus SMA atau lulus SMK nanti. Semuanya baik, tinggal kita sendiri menyikapinya bagaimana.

Jangan patah semangat dan jangan bingung, pilihanmu merupakan pilihan masa depanmu nanti. Karena masa zona nyaman SMA sudah berakhir dan kehidupan yang keras sudah menanti kita di depan mata.

Lebih bagus lagi jika kita memilih untuk berwira usaha, dengan demikian kita bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang banyak dan kita adalah bos nya.

TerPopuler