18 Negara Yang Bebas Corona Mayoritas Adalah Negara Islam -->

18 Negara Yang Bebas Corona Mayoritas Adalah Negara Islam

Rabu, 08 April 2020, April 08, 2020
ISLAMIDINA,- 18 Negara Yang Bebas Corona Mayoritas Adalah Negara Islam, Corona Virus sudah menyebar hampir keseluruh penjuru dunia namun tahukah kalian ada beberapa negara yang mengklaim belum ada masyarakat nya yang terkena corona Virus. 

Diantaranya ada Negara Yang Bebas Corona Mayoritas Adalah Negara Islam, negara - negara yang berpenduduk Mayoritas islam yang memiliki kredibilitas tinggi, selain itu ada juga Korea Utara pun mengklaim belum ditemukan kasus Corona virus di Negaranya.

BACA Berita Menarik Militer Indonesia  Disni >>> BLOG MILITER


Saat ini sebagaimana dikutip dari World Live Corona sudah mencapai 1,431,689 Kasus diseluruh dunia. Total yang meninggal dunia sudah mencapai 82,074 per 8 April 2020 sejak artikel ini dibuat. Namun diantara semua itu ada beberapa negara yang mengklaim belum ditemukan kasus sama sekali bahkan hampir mayoritas negara islam yang belum terkena virus ini.

Negara yang bebas Corona itu diantaranya adalah Yaman , Turkmenistan , Tajikistan dan selengkapnya bisa kalian baca di artikel ini. Semoga dengan seluruh kejadian kita selalu waspada terhadap kesehatan kita agar tidak terjangkit virus corona ini.

negara yang tidak corona

Apa itu Corona Virus

Koronavirus atau corona virus (istilah populernya: virus korona, virus corona, atau virus Corona) sebagai mana yang di kutip dari wikipedia adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. 

Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan. 

Manifestasi klinis yang muncul cukup beragam pada spesies lain: pada ayam, koronavirus menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas, sedangkan pada sapi dan babi menyebabkan diare. Belum ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi koronavirus pada manusia.

BACA Berita Menarik Sumber Kehidupan  Disni  >>> LIFESOURCE


Koronavirus merupakan virus beramplop dengan genom RNA utas tunggal plus dan nukleokapsid berbentuk heliks simetris. Jumlah genom koronavirus berkisar antara 27–34 kilo pasangan basa, terbesar di antara virus RNA yang diketahui. 

Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona yang artinya mahkota, yang mengacu pada tampilan partikel virus (virion): mereka memiliki pinggiran yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari.

Penemuan

Koronavirus ditemukan pada 1960-an. Virus yang paling awal ditemukan adalah virus bronkitis infeksius pada ayam dan dua virus dari rongga hidung manusia dengan flu biasa yang kemudian diberi nama human coronavirus 229E dan human coronavirus OC43. 

Sejak saat itu, anggota koronavirus yang lain mulai diidentifikasi, termasuk SARS-CoV pada 2003, HCoV NL63 pada 2004, HKU1 pada 2005, MERS-CoV (sebelumnya dikenal sebagai 2012-nCoV) pada 2012, dan SARS-CoV-2 (sebelumnya dikenal sebagai 2019-nCoV) pada 2019; sebagian besar dari virus-virus ini terkait dengan infeksi saluran pernapasan yang serius.

Negara - Negara Yang Tidak Terkena Corona Virus

1. Komoro 

Komoro terletak di penghujung utara Selat Mozambik, di antara Madagaskar and Mozambik. Secara resmi negara Komoro terdiri daripada empat pulau di kepulauan gunung berapi Komoro, yaitu: Mayotte, Komoro Besar, Anjouan dan Moheli, dan juga banyak pulau kecil.

Ibu kotanya ialah Moroni yang terletak di pulau Komoro Besar. Keseluruhan kepulauan Komoro merupakan jajahan Prancis hingga tahun 1975 ketika referendum untuk kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Prancis pada tahun 1974 diumumkan.

Hasil dari referendum menunjukkan bahwa tiga dari empat pulau utama Komoro: Komoro Besar, Anjouan, dan Moheli memilih untuk memerdekakan diri dan membentuk Perserikatan Komoro.

2. Kiribati 

Republik Kiribati (bahasa Inggris: Republic of Kiribati), diucapkan /kiribas/, adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik. Ketigapuluh tiga atol negara ini tersebar sepanjang 3.500.000 km² di dekat khatulistiwa. Namanya adalah transliterasi "Gilberts", nama bahasa Inggris untuk kelompok kepulauan terbesar, Kepulauan Gilbert dalam bahasa Kiribati.

Kiribati merdeka dari Britania Raya pada tahun 1979. Ibukotanya adalah Tarawa Selatan, yang sekarang merupakan daerah berpenduduk terpadat, terdiri dari sejumlah pulau-pulau kecil, dihubungkan oleh serangkaian jalan lintas yang meliputi sekitar setengah area atol Tarawa.

Kiribati adalah anggota Komunitas Pasifik Selatan (SPC), Negara-Negara Persemakmuran, IMF, dan Bank Dunia, dan menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1999.

3. Lesotho 

Lesotho, secara resmi Kerajaan Lesotho, adalah sebuah negara enklave yang terkurung di Afrika bagian selatan yang sepenuhnya dikelilingi oleh Afrika Selatan. Ukurannya lebih dari 30.000 km2 dan memiliki populasi sedikit di atas dua juta. Ibu kota dan kota terbesarnya adalah Maseru.

Sebelumnya dikenal sebagai Basutoland, Lesotho mendeklarasikan kemerdekaannya dari Britania Raya pada tanggal 4 Oktober 1966. Negara ini termasuk dalam anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Persemakmuran Bangsa-Bangsa dan Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC).

Nama Lesotho secara kasar berarti tanah orang-orang yang berbicara bahasa Sesotho. Sekitar 40% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan internasional sebesar $AS 1,25 per hari.

4. Kepulauan Marshall 

Kepulauan Marshall adalah sebuah negara maritim yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan. Kepulauan ini terletak di antara Hawaii dan Australia, Kepulauan Marshall terletak di sebelah utara Nauru dan Kiribati, sebelah timur Negara Federasi Mikronesia, dan sebelah selatan Pulau Wake. Kumpulan atol dan pulau membentuk dua kelompok: Ratak atau matahari terbit (timur) dan Ralik atau matahari terbenam (barat).

Dua gugusan pulau tersebut terbentang dan bersambungan satu sama lain serta terbentang dari barat laut ke tenggara, yang memiliki luas perairan 750.000 mil persegi (1.900.000 km2) dan dengan luas daratan hanya 70 mil persegi (180 km2). Kep. Marshall terdiri dari 29 atol dan 5 pulau terpencil. ⅔ populasinya tinggal di Atol Majuro (juga nama ibu kota) dan Ebeye. Siklon tropis kadang-kadang melanda kepulauan ini.

5. Mikronesia 

Kepulauan Mikronesia beriklim tropis lembap (iklim laut). Jumlah total pulaunya sekitar 2.100 pulau. Luas wilayah darat total (tidak termasuk luas perairan) sekitar 2.700 km2. Luas keseluruhan wilayahnya termasuk luas perairan teritorial adalah 7.400.000 km2. 

Pulau-pulau utama di gugus kepulauan ini adalah Kepulauan Caroline, Kepulauan Mariana, Guam, Palau, dan Kepulauan Marshall. Kegiatan perekonomian utamanya ditunjang oleh sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata.

Lanjutkan Membaca Disini

TerPopuler