Fiqih Dan Jenis - jenis Thaharah Serta Cara, Hikmah dan Contohnya -->

Fiqih Dan Jenis - jenis Thaharah Serta Cara, Hikmah dan Contohnya

Jumat, 02 Oktober 2020, Oktober 02, 2020
macam macam thaharah
 
Islamidina.id,- Hai sahabat media islami yang berbahagia dan insyaallah selalu mendapat berkah dan ridho Allah SWT. Tahukah Kalian tentang Thaharah ? Fiqih, jenis - jenis, cara dan contoh Thaharah ?
 
Apakah Kalian sudah bisa melaksanakan Thaharah dengan benar ? Yuk kita beajar bersama, karena hal ini merupakan hal penting dan pokok, karena awal dari semua ibadah haruslah bersih dan suci.

Pengertian Thaharah

Pengertian Thaharah adalah bersuci dari Najis dan Hadas. Apa saja yang disucikan/dibersihkan ? Semua. Yup kita harus membersihkan Badan, Pakaian, tempat dan lingkungan sekitar kita.

Lalu apa pengertian Najis dan Hadast ? 

Najis  adalah kotoran yang menjadi sebab terhalangnya seorang muslim untuk melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Macam - macam Najis

Najis terbagi menjadi 3 Macam yaitu Najis Mukhaffafah, Mutawassitas, dan Muqoladah. Berikut pengertiannya : 

1. Najis Mukhaffafah adalah najis yang ringan. Contoh Najis ringan ini seperti air kencing bayi yang berumur belum genap 2 tahun dan belum makan apapun kecuali susu ibu.

Cara Thaharah atau mensucikan Najis Mukhaffafah tergolong cukup mudah yaitu dengan mengusap atau memercikkan air suci pada bagian yang terkena najis.

2. Najis Mutawassitah  adalah Najis Sedang atau pertengahan. Contoh najis ini adalah Darah, Nanah, Air Seni, Tinja dan Bangkai.

Najis Mutawassitah sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu Hukmiyah dan 'Ainiyah, Hukmiyah adalah macam najis Mutawassitah yang diyakini keadaannya namun tidak nyata wujudnya ( Zat, Bau dan Rasanya ) 

Sedangkan 'Ainiyah adalah jenis Najis yang Tampak wujudnya Baik Zat bau dan rasanya.

Cara Thaharah atau mensucikan Najis Mutawassitah sesuai dengan macam najisnya dimana untuk Hukmiyah adalah dengan mengalirkan air pada benda yang terkena najis.

sedang cara Thaharah dari najis 'Ainiyah adalah dengan dengan menghilangkan Zat, rasa, Bau dan warnanya menggunakan air suci.

Baca Juga : Lirik Shaawat Ya Tarim

3. Najis Muqaladah adalah najis yang berat.Contoh Najis Muqaladah adalah najis yang bersumber dari binatang Anjing dan Babi ( Air Liur, Tulang, Kotoran dll )

Cara Thaharah Najis Muqaladah adalah membasuh pada benda yang terkena najis sebanyak 7 Kali dimana pada basuhan pertama dicampuri dengan debu suci. hal ini sesuai dengan Hadist :

إذَاوَلَغَ الْكَلْبُ فِي الْإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ بِالتُّرَابِ.)رَوَاهُ مُسْلِمٌ

artinya : "Ketika anjing menjilati bejana, maka basuhlah tujuh kali dengan dicampuri debu pada awal pembasuhanya." (H.R. Muslim)

Sedangkan Hadast  adalah keadaan tidak suci pada seorang muslim yang menyebabkan seorang Muslim tidak boleh beribadah seperti Shalat, tawaf dan lain lain.
 
Hadast terbagi menjadi 2 macam yaitu hadast besar dan Hadast Kecil. Hadast besar antara lain apabila kita melakukan Hubungan suami istri, Keluar Mani, Haid, Melahirkan dan Nifas.
 
Cara mensucikan diri dari hadast besar adalah dengan Mandi Besar atau Mandi Wajid yaitu membasahi seluru tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki. 

Artikel Pilihan : Karomah Surat Al Kahfi


Sedangkan Hadast kecil adalah apabila suatu keadaan ketika kita keluar sesuatu dari dubur dan qubul ( kemaluan), Hilang akal, bersentuhan dengan lawan jenis bukan mukhrim dan menyentuh dubur dan qubul.

Cara Thaharah dari hadast kecil adalah dengan melakukan Wudhu dan apabila tidak ada air  maka bisa dengan tayammum.

Cara dan Contoh Thaharah dari Hadast

Hai sobat tata cara singkat Thaharah telah dijelaskan diatas, khusus untuk cara bersuci dari najis saya kira sudah cukup jelas.

Sehingga kita lanjutkan pembahasan tentang tata cara Thaharah dari hadast dimana ada 3 Cara yaitu Wudhu, Tayammum dan Mandi Wajib.

Tata Cara Wudhu

Seperti yang telah dijelaskan diatas Wudhu adalah cara Thaharah untuk menghilangkan hadast kecil. Berikut tata caranya secara lengkap :

1. Berniat dalam hati;

Bacaan Niat Wudhu dan Artinya

  Sumber : Duta Islam

2.  Disunnahkan Mencuci kedua telapak tangan, kumur-kumur, dan membersihkan lubang hidung;

3.   Membasuh Muka;

4.   Membasuh kedua tangan sampai siku;

5.   Mengusap Kepala;

6.   Disunnahkan membersihkan dan membasuh telinga;

7.   Membasuh telapak kaki hingga mata kaki;

8.   Dilakukan secara tertib yaitu berurutan; dan berdoa setelah wudhu.

Tata cara Tayammum

Tayammum adalah keringanan dalam bersuci atau thaharah daam keadaan tidak ada atau tidak menemukan air untuk berwudhu atau mandi wajib, berhalangan menggunakan air atau telah masuk waktu shalat. dimana air digantikan dengan debu suci. Berikut tata caranya :

1.   Berniat Tayammum untuk bersholat;
 
 Niat Tayammum
  Sumber : Wisata Nabawi

2.  Mengusap Muka;

3.  Mengusap tangan kanan hingga siku;dan

4.  Mengusap Tangan kiri hingga siku.

Tata Cara Mandi Wajib

1.   Berniat Mandi untuk menghilankan hadast besar;

niat mandi wajib
   Sumber : Saintif 
 
2.    Menghiangkan Najis yang terdapat pada tubuh seperti tetesan darah;dan
 
3.    Membasahi seluruh tubuh mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut.
 
ketika mandi wajid kita juga disunnahkan untuk membaca Basmalah, berwudhu dan mendahulukan bagian tubuh bagian kanan.
 

Hikmah Thaharah

Sebagai penutup penulis ingin menyampaikan hikmah thaharah, bahwa bersucu merupakan hal yang sangat penting bagi umat Islam. Karena Thaharah mempunyai Manfaat dan keutamaan.

Manfaat dan keutamaan Thaharah :

1.  Keutamaan dan manfaat Thaharah yang pertama adalah bersinar wajahnya saat dibangkitkan dari kubur bagi orang yang menjaga Wudhu;

2.    Terhindar dari penyakit terutama kuman, kotoran dan bakteri;

3.    Lebih mendekatkan diri pada Aah SWT;dan

4.    Hidup ebih berih dan nyaman.

Demikianlah pembahasan kita tentang Thaharah lengkap dengan jenis, cara dak hikmahnya. Semoga bermanfaat terutama bagi adek adek yang memasuki masa puber khususnya lagi bagi remaja putri yang mulai mengalami menstruasi atau haid.

Wassalamuaaikum wr wb

TerPopuler